FIGHT FOR INDONESIA...!!!!
   

<< January 2012 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed




Wednesday, June 09, 2010
Spanyol untuk Piala Dunia 2010

Spanyol untuk Piala Dunia 2010

(Dimuat di Majalah Bolavaganza No.104 Edisi Juni 2010)

 

Seperti biasa, meskipun tidak pernah sekalipun mencicipi ajang piala dunia, Indonesia tidak akan pernah kehabisan para komentator “kelas wahid” yang mampu menghasilkan analisa hebat dalam menyajikan prediksi calon Juara Dunia 2010.

 

Mulai dari Pengurus PSSI, Klub, Wartawan, Selebritas  dan bahkan politikus mulai mengalihkan konsentrasi dan energy mereka dengan berlomba-lomba membuat prediksi Juara Piala Dunia 2010. Prediksi tersebut secara lengkap disajikan  diawali dari siapa yang bakal lolos dari masing-masing grup maupun tahapan selanjutnya hingga babak final.

 

Kalau mau sedikit membandingkan data dan analisa yang mereka sampaikan sangat-sangat baik dan masuk akal sehingga tidak akan kalah kalau dibandingkan dengan pengamat sepakbola dunia sekalipun. Mulai dari statistic pertandingan, bioritme pemain,  kesehatan pemain, tehnik & skill pemain, gaya strategi pelatih  sampai dengan prediksi dukungan mistis  tim-tim dari benua afrika.

 

Yang pasti hadirnya Piala Dunia 2010 ini dipercaya akan memicu maraknya dan bergairah nya kembali Ajang Taruhan dan Judi Bola Online disaat piala dunia digelar pada bulan Juni nanti. Dengan dibekali data dan prediksi yang kadang sebagian besar benar, prediksi sang komentator handal yang dipercaya oleh publik sering dijadikan acuan dalam menetapkan unggulan, voor dan key komisi petaruh . Para penjudi menetapkan jagoan dalam ajang judi bola berdaasarkan prediksi para pengamat & komentator sepakbola.

 

Pele sang legenda sepakbola dari Brasil bahkan dengan yakin mengatakan kepada media bahwa kandidat juara Piala Dunia 2010 adalah Spanyol. Hal tersebut didasari keyakinan bahwa Spanyol sang juara Eropa 2008 itu dianggap memiliki persiapan tim yang paling baik, dan para pemain yang hebat serta merata di semua lini.

 

Meskipun prediksi Pele tersebut sedikit ”berkhianat” bila dipandang dari fanatisme kenegaraan, komentar diatas dianggap bukanlah hal yang melawan arus, karena dalam setiap analisa yang disampaikan para komentator sepakbola, Spanyol bersama Brasil, Inggris, Argentina  hampir selalu ditempatkan dalam jajaran atas Timnas yang di prediksi berpeluang besar menjuarai Piala Dunia 2010.

 

 

Antara prediksi teoritis, hambatan hingga faktor keberuntungan.

 

Bagaimanapun juga sehebat apapun prediksi para pengamat & komentator sepakbola dunia, tidak akan satupun yang mampu memprediksi hambatan dan faktor keberuntungan yang diberikan sang dewi fortuna dalam setiap ajang kompetisi Piala Dunia.

 

Masih ingatkah bahwa pada piala dunia 2002, Korea Selatan dapat menjungkir balikkan analisa para komentator hingga mampu lolos ke babak 4 besar yaitu Semifinal. Kamerun pada ajang Piala Dunia 1990 mampu mengalahkan Argentina sang favorit juara dengan gol tunggal dari Oman Biyik, ditambah Italia yang mampu menjuarai Piala Dunia 2006 dengan mengalahkan perancis dengan drama adu penalty 5-3. Nah hal tersebutlah yang semakin mengukuhkan pameo bahwa bola itu bundar, sehingga prediksi yang matang akan kalah oleh yang namanya faktor kejutan & keberuntungan.

 

Memiliki tim terbaik yang didukung pemain dan statistik permainan yang mumpuni, bukanlah jaminan bahwa suatu timnas akan dengan mudah menjuarai ajang Piala Dunia dengan mudah dan lancar.

 

Faktor hambatan cedera pemain inti, koleksi kartu kuning & merah, keputusan kontroversial wasit, mental juara pemain, hingga kurangnya aklimatisasi timnas dalam menghadapi cuaca ekstrem yang mungkin muncul inilah yang akan memutar balikkan skenario analisa yang telah disusun secara matang oleh para komentator.

 

Tidak ada satupun timnas yang bebas dari risiko yang dipaparkan diatas, sehingga peran kejelian pelatih dalam menentukan komposisi pemain, skill dan emosi pemain yang baik serta dukungan drawing undian pooling grup  harus didukung pula dengan keberuntungan yang menggelayuti di setiap pertandingan yang dianggap menjadi fase yang krusial.

 

Spanyol merupakan favorit juara yang patut dijagokan menjuarai Piala Dunia 2010 apabila kita  mengacu dari hitung-hitungan analisa sebagai berikut :

1.          Skuad terbaik yang dihuni komposisi pemain yang lengkap mulai dari Kiper Iker Cassilas (madrid) , bek  Raul Albiol (Real Madrid), Alvaro Arbeloa (Real Madrid), Gerard Pique (Barcelona), Carles Puyol (Barcelona), Sergio Ramos (Real Madrid), pemain tengah Xabi Alonso (Real Madrid), Sergio Busquets (Barcelona), Cesc Fabregas (Arsenal), Andres Iniesta (Barcelona), Marcos Senna (Villarreal), David Silva (Valencia), Xavi (Barcelona). Akan memanjakan duet bomber yang diisi Fernando Torres (liverpool) dan David Villa.

2.          Spanyol juga merupakan timnas yang menjalani babak penyisihan dengan sempurna hasilnya karena dengan mudah mengalahkan pesaing-pesaing di kualifikasi babak penyisihan Piala Dunia.

3.          Dukungan skema permainan yang ciamik dengan sang pelatih berpengalaman Vicente Del bosque.

4.          Kekompakan tim yang terjaga dengan baik sejak menjuarai Piala Eropa 2008, sehingga tidak perlu menggalang pondasi dasar kekompakan dari segi ritme permainan tim.

5.          Tidak besarnya gap kualitas antara pemain inti dan pemain cadangan juga merupakan faktor yang mendukung Spanyol.

 

Pesaing dekat yang mampu menggoyahkan analisa tersebut diatas adalah Timnas Inggris yang juga dihuni skuad yang dipenuhi pemain hebat yang sedang on fire mulai dari Rooney, Gerard, Lampard hingga Rio Ferdinand akan didukung dengan sang pelatih hebat dari Italia yaitu Fabio Capello.

 

Brasil dan Aregentina merupakan tim lain yang dianggap mampu menyalip dari tikungan akhir dengan berbekal skuad pemain yang komplit dan kemampuan beradaptasi dengan cuaca panas dan cenderung ekstrem di Piala Dunia 2010 nanti. Hanya sayang dari segi soliditas permainan, kadang Brasil dan Argentina terkesan angin-anginan sehingga tidak mampu selalu mempertahankan kualitas permainan terbaiknya. Pelatih Brasil Carlos Dunga dan Maradona memang merupakan pemain yang hebat, tapi sayang keduanya belum cukup hebat menjadi pelatih yang dapat mempersembahkan gelar piala dunia bagi negaranya.

 

Bukannya hendak menyaingi dan latah ikut-ikutan menjadi komentator sepakbola, atau meramal seperti paranormal, dan mendahului takdir juara yang ditetapkan oleh Tuhan, kalau boleh mengunggulkan maka analisa saya pribadi cenderung akan menjagokan Spanyol akan mampu menjuarai Piala Dunia 2010. Bagaimana dengan anda?

 

 

Penulis

Panji Kartiko

Dewan Penasehat Pasoepati Jabodetabek

Dan Warga Komunitas Suporter Joglosemar Jabodetabek.


Posted at 12:56 pm by van_gee
 

Monday, May 31, 2010
Piala Dunia di Indonesia? Apa Kata Dunia..!!

Piala Dunia di Indonesia?   Apa Kata Dunia..!!

( dimuat pada majalah Bolavaganza No.103 , edisi Mei 2010, halaman 88-89)

 

 

Setelah puas dengan ajang kompetisi antar klub di daratan eropa, mungkin kalau boleh sedikit meramal, konsentrasi masyarakat bola Indonesia saat ini mulai terbelah mengenai Piala Dunia Afrika 2010 yang akan di gelar pada bulan Juni 2010 nanti. Berbagai macam iklan baik di media elektronik maupun media massa mulai dibanjiri dengan demam dan jargon Piala Dunia.  

 

Seperti biasa meskipun timnas sepakbola Indonesia tidak pernah sekalipun mencicipi untuk berlaga di ajang Piala Dunia, tetapi animo masyarakat, media dan sponsor seakan tidak akan pernah kehabisan energi untuk ikut serta bergabung dalam keriuhan gelaran pesta sepakbola sejagad itu.

 

Media televisi bahkan beberapa tahun sebelum ajang tersebut digelar sudah berlomba-lomba untuk ikut dalam proses tender pembelian hak cipta tayangan langsung Piala Dunia Afrika 2010. RCTI dan Global TV yang masuk dalam grup media MNC, sudah memulai menularkan wabah Piala Dunia 2010 kepada pemirsanya sejak setahun sebelum turnamen tersebut dimulai. Mulai dari acara kuis, cuplikan aksi dan info seputar piala dunia hingga ajang nonton bareng acara pengundian grup peserta piala dunia.

 

Sejalan dengan pihak media, para sponsor pun secara gerak cepat mulai menangkap peluang akan demam piala dunia tersebut, mulai dengan melabeli produk mereka sebagai produk resmi piala dunia sampai, nonton bareng, bonus atribut sepakbola  sampai dengan merubah kemasan produk sesuai piala dunia 2010.

 

Dengan gerak kencang para sponsor tersebut, sebenarnya pihak media cetak lah yang paling diuntungkan dengan adanya gelaran Piala Dunia 2010 ini. Mereka dengan leluasa meraup keuntungan dari aliran dana alokasi biaya iklan, peningkatan oplah penjualan sampai dengan kerjasama dengan perusahaan telekomunikasi untuk mensuplai info terkait dengan Piala Dunia 2010.

 

HaL-hal tersebut diatas sebenarnya hanya sekumpulan kecil uang yang beredar di suatu Negara akibat efek tidak langsung piala dunia. Nah kalau secara logika simpel saja, bahwa Negara seperti Indonesia yang tidak ikut serta dan menyelenggarakan Piala Dunia saja dapat mengeruk keuntungan ekonomi dari efek tidak langsung Piala Dunia 2010 yang digelar di Afsel. Tentunya sebagai Negara penyelenggara Piala Dunia, Afsel akan sangat terbuka untuk mengeruk keuntungan dan pemasukan devisa yang bergelombang masuk secara konstan ke Negara tersebut.

 

 

Keuntungan Ekonomi Piala Dunia Afsel 2010.

 

Negara Afrika Selatan sebagai host gelaran piala dunia 2010 ini telah mengeluarkan budget anggaran 33 miliar rand (Rp 4,4 triliun) sejak 2005.  Biaya tersebut akan sebanding dengan prospek keuntungan dari sisi ekonomi baik di bidang keuntungan sebagai host turnamen, peningkatan investasi maupun peluang besar peningkatan turisme mancanegara ke negara tersebut.

 

Sesuai dengan laporan keuangan yang di publikasikan oleh, Julio Grondona, Kepala Komite Keuangan FIFA, pemilihan Afrika Selatan sebagai penyelenggara Piala Dunia 2010 dinilai cukup tepat karena ternyata mampu meningkatkan keuntungan FIFA menjadi 196 juta dollar AS, atau sekitar Rp 1,78 triliun pada 2009.

Kalau kita mengacu pada keuntungan negara Jerman sekitar 10 miliar euro pada Piala Dunia 2006 dan Jepang sebesar 13 miliar euro (US$16,5 miliar) dari Piala Dunia 2002, maka dapat dipastikan bahwa keuntungan Afsel di Piala Dunia 2010 ini tidak akan jauh dari kisaran keuntungan yang dapat didapat dari Jerman.

Keuntungan Afsel dalam Piala Dunia 2010 ini secara kasat mata bisa didapat secara langsung dari hasil penjualan tiket dan sponsor (yang mesti berbagi dengan FIFA), peningkatan jumlah turisme mancanegara melalui para suporternya, penjualan atribut dan produk yang terkait dengan Piala Dunia 2010, peningkatan tingkat okupansi hotel, transportasi,  hasil tender hak siar televisi, peningkatan jumlah potensi lowongan kerja, dan kemungkinan bertambahnya investasi ekonomi di Afsel, atau bahkan berkembang transaksi judi bola di Afsel.

 

Potensi Keuntungan sebagai penyelenggara Piala Dunia tersebut hendaknya selalu dikelola dengan manajemen turnamen yang mumpuni, dengan acuan parameter analisa sebagai berikut :

 

1.     Penanganan akan adanya kemungkinan efek atas krisis global finansial yang mulai melanda dunia sejak tahun 2008, yang pasti akan berimbas secara tidak langsung kepada gelaran Piala Dunia tersebut.

2.     Kegagalan pihak marketing tiket yang menetapkan harga jual, proses pemesanan pembelian tiket secara online maupun langsung di loket sampai dengan alokasi sebaran tiket di beberapa negara kontestan sesuai demand dan prediksinya.

3.     Koordinasi yang baik diantara pihak panitia penyelenggara dengan pihak pendukung turnamen seperti tenaga sukarelawan, wartawan, sponsor dan birokrat.

4.     Venue pendukung yang terkait dengan Piala Dunia, seperti jumlah transportasi umum yang terpadu, lokasi base camp suporter termasuk lokasi giant screen, kecukupan tingkat hotel untuk akomodasi tim dan suporter, terjamin nya utility service seperti telekomunikasi dan listrik dll.

5.     Penekanan budaya ramah tamah serta service excellent  seperti yang dilakukan oleh Panpel Piala Dunia 2002 di Jepang, patut ditiru oleh Panpel Piala Dunia di Afsel kalau ingin tingkat keluhan dan jaminan kepuasan para stakeholder turnamen tetap dijaga dengan baik.

6.     Komitmen dukungan politik yang kuat dari pemerintah dan partai politik yang ada di Afsel untuk menjaga agar situasi gejolak politik tetap dalam situasi yang kondusif.

7.     Promosi dan kampanye yang dilakukan secara terpadu antara panpel, FIFA dan sponsor agar tujuan dalam mencapai penyebaran virus demam piala dunia ke seluruh dunia dapat tercapai.

 

Selain 7 (tujuh) hal penting tersebut diatas, masalah Keamanan adalah salah satu hal terpenting yang tidak boleh dikesampingkan oleh para pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Piala Dunia 2010.

 

Identifikasi dan pengendalian Risiko Keamanan Piala Dunia 2010

 

Mengutip pernyataan Bheki Cele yang merupakan petinggi kepolisian Afrika Selatan, pihaknya telah mengeluarkan kan dana US$173 juta untuk keamanan selama Piala Dunia 2010, untuk peningkatan jumlah personil keamanan, peralatan baru, pelatihan dan biaya operasional.

 

Meskipun dengan persiapan yang mumpuni dengan menghabiskan dana yang cukup besar, potensi gangguan keamanan masih tetap mengintip ajang Piala Dunia 2010 di Afsel.  Tidak dapat dipungkiri bahwa tingkat kriminalitas di Afrika Selatan adalah merupakan yang tertinggi di dunia yakni mengakibatkan sedikitnya 50 orang meninggal setiap harinya.

 

Piala Dunia juga merupakan profil yang empuk dan menarik bagi para terorisme dunia, karena dari aksi mereka jalankan akan mendapat publikasi yang maksimum ke seluruh penjuru dunia.

Tetapi hal tersebut diatas dapat diatasi dengan peningkatan koordinasi yang maksimum antar badan keamanan yang bertanggung jawab selama Piala Dunia 2010 dengan standard operation procedure yang baik mulai dari jumlah personil, penempatan petugas kepolisian di sejumlah titik rawan, ketersediaan informasi yang baik untuk para penonton dan kelengkapan peralatan seperti helikopter pemantau situasi keamanan, CCTV, kendaraan taktis penghalau bentrokan suporter dan senjata keamanan yang bersifat menghalau keributan seperti tongkat listrik, helm dan tameng pelindung dll.

 

Potensi kerusuhan yang diakibatkan akibat meningkatnya konstelasi politik di Afrika Selatan berdasarkan data historis sangat kecil kemugkinannya terjadi di negara tersebut karena secara perseteruan antara faksi politik tidak pernah berujung pada pertikaian yang tajam diantara massa politik.

 

Setelah paparan yang panjang diatas, pantas kalau kita bertanya pada diri sendiri apakah kita akan terus tersihir dalam mimpi indah Piala Dunia?. Selama ini tahapan prestasi sepakbola Indonesia bahkan malah berjalan mundur. Selama ajang piala dunia dihelat sejak 60  tahun yang lalu (Era Jules Rimet Cup Uruguay 1934) Timnas Sepakbola Indonesia tak pernah menjadi salah satu peserta, dan selalu menjadi penonton yang baik. Bahkan kalau mau jujur, bila dibandingkan dengan prestasi terdahulu, persepakbolaan nasional kita saat ini kian mengarah ke jurang kehancuran. Para pengurus organisasi sepakbola tertinggi di Indonesia (baca PSSI) lebih banyak memikirkan kepentingan per kelompok ketimbang prestasi, dan itu sejalan dengan prestasi pemain yang gemar main kasar menjurus kungfu serta suporter daerah yang gemar rusuh atas nama fanatisme semu... Nah kalau kemudian sang Ketua Umum PSSI meneriakkan program Piala Dunia 2022 tanpa prestasi timnas, persiapan politik, dana dan insfrastruktur yang baik.. mungkin malah bisa dipelesetkan menjadi joke seperti.. Hari gini masih mimpi jadi penyelenggara Piala Dunia 2022.. Apa Kata Dunia..???

 

Penulis

Panji Kartiko

Penasehat Suporter Pasoepati Jabodetabek dan Joglosemar

Konsultan Manajemen Risiko – Banking & Finance


Posted at 12:37 pm by van_gee
 

Saturday, April 10, 2010
Jangan Tonton Sepakbola Indonesia

Kami para pencinta sepakbola nasional :

- yang sangat kecewa dengan kondisi prestasi timnas Indonesia yang makin terpuruk,
- yang sedih akan kompetisi yang carut marut,
- yang berteriak akan absurdnya suasana chaos kerusuhan antar anak bangsa dengan label sepakbola

dan herannya ternyata itu malah semakin dibanggakan oleh pssi sebuah organisasi dan ”bebal” tetap bertahan dan masa bodoh dengan niatan pemerintah lewat KSN (konggres sepakbola nasional) serta akan menuntut media seperti goal.com, top skor dll dengan tuduhan pencemaran nama baik...

Mohon dukungannya atas gerakan moral kami dalam cause Jangan Tonton Liga Super Indonesia :

http://apps.facebook.com/causes/336984/79028471?m=6d54c0aa


Ketika suara kami saat berteriak kencang akan adanya reformasi pssi dan revolusi juga tidak didengar, maka kini saatnya sikap kita yang akan menentukan bahwa kita menolak produk cacat organisasi yang bernama pssi.

Mulai saat ini gemakan gerakan Jangan Tonton Liga Super Indonesia sebagai pressure agar sponsor tidak mau memback up pssi lagi sehingga diharapkan Bang Napi dan antek-anteknya secara bertahap mundur karena sudah tidak ada lagi yang dapat mereka ”mainkan” dan ”bisniskan” dari panggung sandiwara sepakbola nasional.

Tahap awal silahkan :

klik  http://apps.facebook.com/causes/336984/79028471?m=6d54c0aa

1.    Joint cause Jangan Tonton Liga Super Indonesia
2.    Invite teman-teman di list secara harian maksimal 60 orang perhari
3.    Edarkan gerakan ini melalui milist, web, blogs dan forum-forum lainnya
4.    Diharapkan media segera bergabung dalam gerakan moral ini agar efek pressure kita dapat secara bertahap membesar dan dapat menenggelamkan bang napi dan anteknya untuk keluar dari pssi.

Saatnya kita kompak teriakkan JANGAN TONTON LIGA SUPER INDONESIA..!!!

Posted at 10:34 am by van_gee
 

Next Page